Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

salamdroid.com – Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan ialah sarana untuk berobat bagi para peserta JKN-KIS.  Faskes ini di tujukan untuk mengurangi beban biaya pada saat kita berobat di RS.

Peserta BPJS JKN KIS yang akan berobat di rumah sakit biaya ditanggung dan dijamin sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

Fasilitas kesehatan ini antara lain RS, klinik, apotek, optik dr praktek pribadi, dokter gigi, puskesmas dan faskes lainnya yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan .

Pada saat kita akan berobat dan bebas dari biaya rumah sakit, tentunya ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Apabila Anda belum terdaftar sebagai peserta JKN – KIS BPJS Kesehatan dan sebagiannya segeralah  melakukan pendaftaran. Karena mengingat betapa pentingnya fasilitas kesehatan ini.

Cara mendaftar BPJS kesehatan. Oleh karena itu bagi peserta JKN – KIS yang akan berobat di rumah sakit, dengan fasilitas kesehatan tersebut.

Maka biaya sepenuhnya akan di tanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan kelas terdaftar alamatnya.Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi Ialah sebagai berikut :

  • Kartu BPJS Asli beserta fotokopi.
  • Foto copy KTP yang masih berlaku.
  • KK (Kartu Keluarga)
  • Foto copy Surat Rujukan dari FASKES tingkat 1.

Surat Rujukan dari Faskes tingkat 1 harus dibawa, karena tanpa adanya surat rujukan tersebut maka pasien akan ditolak jika mendaftar sebagai pasien yang dijamin BPJS.(kecuali kasus gawat darurat)

Bila semua syarat – syarat terpenuhi maka peserta JKN KIS bisa berobat dirumah sakit dengan biaya yang dijamin sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

Penjaminan peserta BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL). Ini merupakan istilah resmi bagi peserta BPJS Kesehatan.

Yang akan berobat di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di seluruh wilayah indonesia.

Biasanya bagi peserta JKN-KIS yang dalam keadaan sakit terkadang bingung dan belum tahu cara dan syarat berobat di rumah sakit dengan menggunakan BPJS Kesehatan.

Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Berikut ini cara atau alur pelayanan BPJS Kesehatan yang akan berobat di Rumah sakit ataupun ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut lain :

  • Rujukan diberikan atas indikasi medis
  • Lalu rujukan dari Faskes tingkat 1 kepada Faskes tingkat lanjut berdasarkan indikasi medis.
  • Rujukan permintaan sendiri tidak dijamin dalam Jaminan Kesehatan Nasional
  • Faskes Rujukan tingkat lanjut penerima rujukan wajib merujuk kembali peserta JKN disertai jawaban dan tindak lanjut yang harus dilakukan jika secara medis peserta sudah dapat dilayani di Faskes yang merujuk.
  • Apabila dokter spesialis atau sub spesialis memberikan surat keterangan bahwa pasien masih memerlukan perawatan Surat Keterangan Kontrol maka untuk kunjungan berikutnya pasien langsung datang ke Faskes rujuan tingkat lanjut tanpa harus ke Faskes tingkat Pertama dengan membawa surat keterangan kontrol dari dokter.
  • Apabila dokter spesialis/subspesialis memberikan surat keterangan rujuk balik, maka dari itu untuk perwatan selanjutnya pasien datang langsung ke Faskes Perujuk dengan membawa surat rujuk balik dari dokter spesialis/subspesialis.
Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Pelayanan Kesehatan di Rumah sakit

Peningkatan kelas perawatan ( Permenkes Nomor 28 tahun 2014 )

  • Peserta JKN, dimungkinkan untuk meningkatkan kelas perawatan atas permintaan sendiri pada Faskes rujuan tingkat lanjut (FKRTL) atau kepada Rumah sakit yang merawatnya.
  • Untuk pasien yang melakukan pindah kelas atas permintaan sendiri dalam satu periode perawatan hanya diperolehkan untuk 1 (satu) kali pindah kelas perawat.
  • Dalam hal ruang rawat inap yang menjadi hak peserta penuh, peserta dapat dirawat dikelas perawatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi paling lama 3 (tiga) hari selanjutnya dikembalikan ke ruang perawatan yang menjadi haknya.
  • Bila masih belum ada ruang sesuai haknya maka peserta ditawarkan untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan lain yang setara atau selisih biaya tersebut menjadi tanggung jawab fasilitas kesehatan yang bersangkutan.
  • Apabila kelas sesuai hak peserta penuh dan kelas satu tingkat diatasnya penuh, peserta dapat dirawat dikelas satu tingkat lebih rendah paling lama 3 (tiga) hari dan kemudian dikembalikan ke kelas perawatan sesuai haknya.
Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan
  • Apabila perawatan dikelas yang lebih rendah dari haknya lebih dari 3 (tiga) hari, maka BPJS Kesehatan membayar ke FKRTL sesuai dengan kelas dimana pasien dirawat.
  • Bila semua kelas perawatan di rumah sakit tersebut penuh maka rumah sakit dapat menawarkan untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang setara dengan difasilitasi oleh FKRTL yang merujuk dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan.
  • Rumah sakit harus memberikan informasi mengenai biaya yang harus dibayarkan akibat dari peningkatan kelas perawatan.
  • Dalam hal peserta JKN ( kecuali peserta PBI ) menginginkan kenaikan kelas perawatan atas permintaan sendiri, peserta atau anggota keluarga harus menandatangani surat pernyataan tertulis dan selisih biaya menjadi tanggung jawab peserta.

Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Hal Penting !!!!

Bagi peserta rawat inap yang pulang atas permintaan sendiri atau pulang paksa dan kembali masuk rumah sakit dalam waktu kurang lebih 7 hari dengan diagnosa yang sama baik pada rumah sakit yang sama maupun pada rumah sakit yang berbeda, maka TIDAK DIJAMIN BPJS KESEHATAN.

Pelayanan Obat

  • Pelayanan obat untuk peserta JKN pada fasilitas kesehatan mengacu pada daftar obat yang tercantum dalam fornas dan harga obat yang tercantum dalam e-katalog obat.
  • Penggunaan obat diluar formularium nasional di FKRTL hanya dimungkinkan setelah mendapat rekomendasi dari ketua komite farmasi dan terapi
  • Dengan persetujuan komite medik atau kepala / Direktur Rumah sakit yang biayanya sudah termasuk dalam tarif INA-CBGs dan tidak boleh dibebankan kepada peserta.

Pelayanan Kesehatan yang tidak dijamin

Sesuai Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2013, pelayanan kesehatan yang tidak dijamin meliputi :

  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku.
  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan di Fasilitas Kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan kecuali dalam keadaan darurat.
  • Layanan kesehatan yang telah dijamin oleh program Jaminan Kesehatan Kerja terhadap penyakit atau cedera akibat dari kecelakaan kerja atau hubungan kerja.
  • Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas.
  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan diluar negeri.
  • Pelayannan untuk tujuan estetik.
  • Pelayanan untuk mengatasi infertilitas.
  • Pelayanan meratakan gigi (ortodonsi).
Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan
  • Gangguan kesehatan / penyakit akibat ketergantungan obat dan atau alkohol.
  • Gangguan kesehatan sengaja menyakiti diri sendiri atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri.
  • Pengobatan komlementer, alternatif dan tradisional, termasuk akupuntur, shin she, chiropractic yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan (health technology assessment).
  • Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen).
  • Alat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi dan susu.
  • Perbekalan kesehatan rumah tangga.
  • Pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah
  • Biaya pelayanan kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang dapat dicegah (preventable adverse envents)
  • Biaya pelayanan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.
Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Inilah hal-hal yang termasuk dalam pelayanan kesehatan yang tidak dijamin BPJS Kesehatan. Jika ada selain hal tersebut diatas maka termasuk dalam pelayanan kesehatan yang dijamin.

Fasilitas kesehatan tidak diperkenankan meminta iuran biaya bagi peserta selama mendapatkan manfaat pelayanan kesehatan sesuai dengan haknya.

Demikianlah informasi yang dapat Admin bagikan yang terkait tentang pembahasan Cara Berobat Rumah Sakit BPJS Kesehatan.

Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Baca Juga : Cara Pendaftaran BPJS Kesehatan Secara Offline

Baca Juga : Daftar Alamat BPJS Kesehatan Kota Depok

Mohon Informasi ini di bagikan kepada teman teman yang lainnya juga, yang akan Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga :Cara Pendaftaran BPJS Kesehatan Secara Online

Baca Juga : Daftar Alamat BPJS Kesehatan Kabupaten Bekasi

Share Artikel Ini Pada Sosial Media, Serta Tinggalkan Komentar Anda Bila Ada Pertanyaan dan Saran Pada Kolom Komentar.

Cara Berobat Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Semoga Bermanfaat dan Terimakasih.

Website : https://bpjs-kesehatan.go.id

Leave a Reply